dsc03526

Pengelolaan Sampah di Banjarmasin Sasirangan Festival: Langkah Nyata Menuju Event Less Waste Pertama di Kota Banjarmasin

“Memilah bukan bertingkah. Mengelola, bukan merusak lingkungan.” Nilai inilah yang diangkat dalam penyelenggaraan Banjarmasin Sasirangan Festival 2023, sebuah event nasional yang berlangsung pada 10–12 Maret 2023 dan kini menjadi salah satu destinasi wisata unggulan tahun itu. Festival ini tidak hanya menampilkan kekayaan budaya Sasirangan, tetapi juga menghadirkan inovasi baru melalui penerapan konsep Less Waste Event pertama di Kota Banjarmasin.

 

Dalam gelaran ini, Banua Green Hub dipercaya sebagai kolaborator utama sekaligus startup wirausaha sosial yang berfokus pada edukasi lingkungan. Bersama dengan dukungan teknis dari Inowastek dalam aspek pengelolaan dan pemilahan sampah, festival ini berhasil menghadirkan praktik pengurangan sampah yang lebih terukur dan sistematis. Kolaborasi keduanya memperkuat alur pengelolaan sampah mulai dari edukasi di titik-titik acara, pemilahan tiga kategori (organik, anorganik, residu), hingga proses pencatatan timbangan harian.

 

Selama tiga hari pelaksanaan, tercatat lebih dari 9 ton sampah terkumpul dari sekitar 16.000 pengunjung. Seluruh sampah dipilah berdasarkan jenisnya, sementara tim lapangan mencatat kenaikan konsistensi pemilahan yang dilakukan oleh pengunjung dari hari ke hari. Data ini menjadi modal penting untuk pengembangan konsep Less Waste Event yang lebih matang pada penyelenggaraan festival di tahun berikutnya.

 

Kesuksesan ini juga didukung oleh berbagai komunitas pegiat lingkungan Kota Banjarmasin seperti ecoenzymenusantara.kalsel, rivercaregeneration, kompos_biuku, dan hmtl_ulm, yang mengisi sesi edukasi dan workshop singkat untuk para pengunjung. Selain itu, dukungan dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin dan KNPS DLH Banjarmasin sangat berperan dalam memastikan distribusi sampah residu dapat ditangani dengan baik hingga ke Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST).

 

Penyelenggaraan Less Waste Event ini menjadi tonggak penting bagi Kota Banjarmasin dalam mengembangkan event wisata yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan. Dengan kolaborasi Banua Green Hub, Inowastek, komunitas lokal, serta dukungan pemerintah daerah, festival ini memberikan contoh nyata bahwa pengelolaan sampah dapat dilakukan secara efektif bahkan dalam skala event besar.

 

“Yuk gemar pilah sampah dan jadilah bijak terhadap sampah!”


img 3860img 3859

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *